SAMPIT– Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat persaudaraan antarwarga perantau asal Sulawesi Selatan yang bermukim di daerah tersebut. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama anggota dan tokoh KKSS di Kotim.
Ketua BPD KKSS Kotim, Zainuddin, mengatakan kegiatan buka puasa bersama merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ramadan. Selain sebagai momen berbuka puasa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antarwarga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan tokoh KKSS yang hadir. Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini memang rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya, Minggu (15/3).
Sementara itu, Sekretaris BPD KKSS Kotim, Eddy Sabaruddin, menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan di antara warga perantau asal Sulawesi Selatan yang tinggal di Kotim.
“Kegiatan buka bersama ini memang rutin kami laksanakan setiap tahun. Kebetulan momentumnya di bulan Ramadan sehingga sekaligus menjadi ajang silaturahmi,” katanya.
Ia menjelaskan, selain kegiatan pada bulan Ramadan, KKSS Kotim juga memiliki agenda rutin lainnya untuk memperkuat kebersamaan warga, salah satunya kegiatan halal bihalal yang rencananya akan digelar setelah Hari Raya Idulfitri.
Menurut Eddy, berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antaranggota KKSS sekaligus menjaga keharmonisan di tengah masyarakat Kotim yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman etnis.
“Kotim ini daerah multi etnik. Kami sebagai warga perantau juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga kondusivitas dan keamanan di daerah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar warga asal Sulawesi Selatan yang merantau ke Kotim datang dengan tujuan mencari penghidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, menjaga hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat menjadi hal yang penting.
“Kami datang merantau untuk mencari nafkah. Jangan sampai hal itu terhambat karena adanya konflik. Itu juga menjadi salah satu tanggung jawab kami melalui organisasi KKSS,” pungkasnya. (lma)
