SAMPIT — Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengukir prestasi membanggakan di level nasional. FAD Kotim berhasil meraih juara pertama pada DAFA Awards 2025 untuk wilayah Indonesia bagian barat, sebuah capaian istimewa mengingat kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 140 daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Kotim, dr. M. Akhya Ridskie, MAP, kepada Bupati Kotim Halikinnor di rumah jabatan bupati pada Jumat (21/11/2025).
Akhya menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi banyak pihak meliputi pemerintah daerah, sekolah, orang tua, para pendamping, hingga anggota FAD yang aktif menjalankan program di lapangan.
“Pencapaian ini membuktikan peran forum anak di Kotim berjalan baik. Mereka menjadi mitra pemerintah sekaligus pelopor dan pelapor atas berbagai isu anak,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Selama ini FAD Kotim dikenal aktif menggerakkan berbagai kegiatan edukatif dan pendampingan, mulai dari kampanye anti-perundungan, pelatihan kepemimpinan, penguatan partisipasi anak, hingga keterlibatan dalam diskusi pembangunan daerah dengan menempatkan anak sebagai subjek penting.
Akhya menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat akan pentingnya membangun sumber daya manusia sejak usia dini melalui wadah yang memberi ruang bagi anak untuk berpendapat dan terlibat dalam proses pembangunan.
“Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus bergerak, menjaga komitmen, dan meningkatkan kualitas program yang sudah ada,” tambahnya.
Bupati Kotim Halikinnor juga menyampaikan apresiasi serta rasa bangga atas prestasi nasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam pembangunan adalah investasi jangka panjang bagi daerah.
“Ini prestasi yang patut dibanggakan. Artinya anak-anak kita mampu bersaing dan berkontribusi. Pemerintah tentu mendukung agar ruang partisipasi anak semakin kuat,” tegasnya.
Ia berharap prestasi ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi pemicu untuk memperluas program hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Pemerintah daerah menargetkan penguatan program Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui peningkatan kapasitas forum anak, layanan perlindungan berbasis masyarakat, serta optimalisasi ruang aman dan ramah anak.
Perwakilan FAD Kotim turut menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah serta berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya. (mth)

