PANGKALAN BUN– Masalah peningkatan kesehatan menjadi salah satu program yang diutamakan. Tentunya peran tenaga kesehatan dan dinas terkait dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya, sehingga peningkatan kesehatan terus semakin berprogres demi kemakmuran daerah. Hal ini disampaikan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah, S.H., M.H. ketika menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang dilaksanakan di Puskesmas Desa Riam Durian, Kecamatan Kotawaringin Lama, belum lama ini. Kegiatan yang diikuti tenaga kesehatan, perangkat daerah, serta tokoh dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah mengajak, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat menjadikan HKN sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Apalagi kegiatan ini mengangkat tema generasi sehat, masa depan hebat pada Hari Kesehatan Nasional ke-61 adalah seruan pengingat bagi semua. Sehingga harus bersama-sama meningkatkan bahwa kualitas kesehatan.
“Kami ingin semua hatus bersama-sama dan bahu membahu meningkatkan pelayanan terbaiknya. Apa yang dilakukan saat ini menentukan peradaban bangsa esok hari,” kata bupati.
Hj. Nurhidayah juga menyampaikan, bahwa dalam empat tahun terakhir pemerintah terus melakukan transformasi kesehatan Indonesia. Perubahan fokus dari mengobati orang sakit menjadi menjaga orang sehat tetap sehat dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat layanan kesehatan. Pemerintah juga mencatat sejumlah capaian, di antaranya lebih dari 52 juta masyarakat mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) dan cakupan skrining TB yang telah menjangkau lebih dari 20 juta orang.
Selain itu, lanjut bupati pembangunan dan peningkatan rumah sakit terus berjalan, dengan 32 dari 66 RSUD ditargetkan selesai pada 2025. “Kita harus pedomi enam pilar transformasi kesehatan, mulai dari penguatan layanan primer, peningkatan mutu layanan rujukan, ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan yang adil dan efektif, hingga peningkatan kualitas SDM kesehatan,”ucapnya.(son)

