SAMPIT – Warga di kawasan Jalan Tjilik Riwut, tepatnya sekitar Nur Mentaya, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dibuat resah oleh aksi tak pantas seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Kamis (6/11).
Peristiwa itu terjadi di depan sebuah toko milik warga. Menurut penuturannya, pria tersebut awalnya hanya berdiri di pinggir jalan dan tak lama kemudian duduk di teras tokonya. Saat itu, istrinya yang sedang menjaga toko melihat gerak-gerik pria tersebut semakin mendekat.
Karena dikira hendak membeli sesuatu, istrinya sempat mengajak berbicara. Namun, tanggapan pria itu tidak jelas dan terkesan tidak nyambung.
“Awalnya dia cuma berdiri, tapi lama-lama duduk di depan toko. Istri saya ajak bicara, tapi jawabannya nggak nyambung,” ucap Nardi, Jumat (7/11).
Situasi berubah ketika pria tersebut tiba-tiba melakukan tindakan tidak senonoh di tempat umum. Aksi itu membuat istri pemilik toko panik dan segera memanggil suaminya.
“Istri saya langsung takut waktu dia bertindak begitu. Saya waktu itu di belakang, lalu langsung keluar, tapi orangnya sudah tidak ada. Di jalan juga tidak kelihatan, jadi saya coba cek CCTV,” ujarnya.
Dari rekaman CCTV, pria yang diduga ODGJ itu tampak mengenakan baju hitam dan membawa tas besar. Warga sekitar mengaku sudah beberapa kali mendengar laporan serupa di kawasan tersebut.
“Sudah beberapa kali muncul laporan ODGJ berperilaku tidak pantas di sekitar sini. Kami harap Dinas Sosial dan Satpol PP bisa segera turun tangan,” katanya.
Tak lama setelah kejadian di toko Nardi, laporan serupa juga muncul dari grup RT setempat. Pria dengan ciri-ciri yang sama kembali berbuat asusila di depan sebuah gerai BRILink di kawasan bundaran.
Warga berharap ada penanganan lebih serius terhadap keberadaan ODGJ di ruang publik. Selain untuk menjaga rasa aman masyarakat, langkah itu juga dinilai penting agar mereka yang mengalami gangguan kejiwaan bisa mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat. (mth)

